Likkuaba.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin taklimat awal tahun yang dihadiri seluruh jajaran Kabinet Merah Putih. Pertemuan tersebut dimaksudkan untuk mengevaluasi kinerja pemerintah selama satu tahun terakhir, mulai dari hal-hal yang telah berjalan baik, berbagai kekurangan yang masih ada, hingga langkah-langkah yang perlu dibenahi secara bersama.
Taklimat ini tidak sekadar menjadi agenda rutin, melainkan momentum untuk memastikan setiap kebijakan pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan rakyat.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya strategi transformasi yang jelas dan nyata bagi rakyat.
“Saya kembali menegaskan satu hal penting, bahwa pemerintah harus memiliki strategi transformasi yang jelas dan nyata untuk rakyat. Karena itu, saya menekankan capaian serta target-target besar yang harus kita jaga konsistensinya, salah satunya upaya mewujudkan swasembada pangan pada tahun 2025 yang terus kita dorong agar benar-benar menjadi kekuatan nasional,” ujarnya.
Presiden juga menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas capaian Program Makan Bergizi Gratis yang hingga saat ini telah menjangkau sekitar 55 juta penerima manfaat. Menurutnya, program tersebut merupakan kerja besar yang tidak mudah, namun sangat penting dalam menyiapkan masa depan bangsa.
“Ketika negara hadir memastikan anak-anak kita tumbuh sehat dan kuat, maka kita sedang menyiapkan masa depan Indonesia yang lebih baik. Program ini tidak boleh berhenti pada angka, tetapi harus terus menjamin kualitas, ketepatan sasaran, dan keberlanjutan,” tegas Presiden.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menekankan bahwa koordinasi antar kementerian dan lembaga merupakan kewajiban yang tidak bisa ditawar. Ia menegaskan tidak boleh ada ego sektoral maupun kerja sendiri-sendiri. Menurutnya, target nasional hanya dapat dicapai apabila seluruh jajaran pemerintah bergerak dalam satu arah dan satu tujuan, yakni demi kepentingan rakyat Indonesia.***





