Likkuaba.com – Dunia pendidikan di Kabupaten Sumba Barat Daya kembali mendapat angin segar dengan diluncurkannya KMA RI Nomor 1541 Tahun 2025 sekaligus peresmian SMAK Negeri Santo Dominikus. Bupati Ratu Ngadu Bonu Wulla, S.T., bersama Wakil Bupati Dominikus A.R. Kaka hadir langsung untuk memberikan dukungan penuh terhadap agenda pendidikan nasional tersebut.
Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan Menteri Agama RI, yaitu Dirjen Bimas Katolik Suparman dan Direktur Pendidikan Agama Katolik Albertus Triatmodjo. Hadir pula pimpinan DPRD SBD, unsur Forkopimda, serta Sekretaris Keuskupan Weetabula, Romo Marselinus Dapa Wole, Pr.
Dukungan dari jajaran Kementerian Agama semakin kuat dengan hadirnya Kepala Kanwil Kemenag NTT Fransiskus Kariyanto, S.Ag., M.Si, para Kepala Kemenag se-NTT, Kepala Kemenag SBD Siprianus Muda Hondo, S.Fil., M.Si, dan Camat Loura.
Kegiatan ini mengangkat tema “Pendidikan Berkualitas Jembatan Menuju Generasi Emas 2045”,
peluncuran KMA 1541/2025 menegaskan langkah pemerintah dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan ramah anak. Regulasi ini menjadi dasar penetapan 512 pesantren sebagai pilot project Pesantren Ramah Anak di seluruh Indonesia.
peresmian SMAK Santo Dominikus sebagai sekolah negeri menjadi babak baru bagi pendidikan Katolik di Sumba Barat Daya. Dengan status negeri, sekolah tersebut diharapkan dapat meningkatkan layanan pendidikan, memperkuat fasilitas, dan membuka akses lebih luas bagi para siswa.
Dalam kesempatan itu, Bupati dan Wakil Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya untuk terus bersinergi dengan Kementerian Agama dalam meningkatkan mutu pendidikan, demi menyiapkan generasi muda yang siap bersaing menuju Indonesia Emas 2045.***






