DPKO Sumba Barat Gelar Doa Bersama Sambut Tahun 2026

oleh

Likkuaba.com — Mengawali Tahun 2026, keluarga besar Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (DPKO) Kabupaten Sumba Barat menggelar doa bersama sebagai ungkapan syukur sekaligus memohon penyertaan Tuhan dalam pelaksanaan tugas pelayanan ke depan.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan dihadiri Bupati Sumba Barat Yohanis Dade, SH, Wakil Bupati Thimo Ragga, para Asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah, serta seluruh jajaran DPKO, Kamis (8/1/2026).

Doa bersama diawali dengan ibadah syukur yang dipimpin Pendeta Theofilus Mete, S.Th. Melalui firman Tuhan, peserta diingatkan untuk tetap hidup dalam rasa syukur, menjaga integritas, serta mengandalkan Tuhan dalam setiap tanggung jawab yang diemban.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Sumba Barat, Samuel Kali Kulla, S.Pd., M.Pd., menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati, para asisten, serta seluruh pimpinan perangkat daerah yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berdoa bersama keluarga besar DPKO.

Dalam kesempatan itu, Samuel Kali Kulla juga memaparkan bahwa seluruh program dan kegiatan DPKO Tahun 2025 telah dilaksanakan dan rampung pada 18 Desember 2025. Saat ini, pihaknya tengah menyelesaikan laporan pertanggungjawaban kegiatan yang ditargetkan tuntas hingga Februari 2026. Ke depan, DPKO akan melakukan pemetaan tenaga pendidik, baik guru yang bersumber dari Dana BOS maupun tenaga pendidik sukarela.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pegawai DPKO atas kerja keras, ketulusan, dan dedikasi yang telah ditunjukkan selama menjalankan tugas pelayanan.

Sementara itu, Bupati Sumba Barat Yohanis Dade, SH, dalam arahannya menyampaikan rasa syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang Tahun 2025. Ia turut mengapresiasi pelayanan firman Tuhan yang disampaikan Pendeta Theofilus Mete sebagai penguatan rohani bagi seluruh peserta.

Bupati menegaskan bahwa dalam bekerja, aparatur tidak boleh menjadikan uang sebagai tujuan utama. Menurutnya, disiplin merupakan fondasi utama sebuah organisasi, sementara pembangunan daerah membutuhkan aparatur yang jujur, ikhlas, berintegritas, serta memiliki rasa takut akan Tuhan.

Lebih lanjut, Bupati mengisahkan perjalanan Kabupaten Sumba Barat yang pada awal masa kepemimpinannya berada di posisi bawah secara nasional. Namun, berkat kerja bersama dan komitmen seluruh aparatur, Sumba Barat mampu bangkit, meraih berbagai penghargaan, hingga diundang ke Istana Negara untuk menerima penghargaan tingkat nasional. Saat ini, Sumba Barat tercatat berada pada peringkat tiga nasional dalam penilaian kinerja daerah dan peringkat pertama di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Menutup arahannya, Bupati kembali mengingatkan pentingnya disiplin dan pengabdian dalam pelayanan. Ia menekankan agar setiap aparatur tidak berorientasi pada jabatan atau keuntungan pribadi, melainkan pada pelayanan yang tulus bagi masyarakat dan daerah.

Doa bersama tersebut diharapkan menjadi titik awal penguatan iman, komitmen, dan semangat kerja seluruh keluarga besar DPKO dalam menjalani Tahun 2026.***

No More Posts Available.

No more pages to load.