Likkuaba.com– Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh GMNI Sumba Timur bersama PMKRI serta empat Organisasi Kepemudaan (OKP) lokal di wilayah Sumba Timur. Aliansi ini menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga Kampung Adat Yaro Wora, Desa Patiala Bawa, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, yang terdampak bencana kebakaran rumah,
Penyaluran tersebut berlangsung pada Sabtu, 20 Desember 2025.
Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan donasi masyarakat Waingapu, Sumba Timur, yang dihimpun melalui gerakan open donasi oleh aliansi mahasiswa dan OKP. Musibah kebakaran yang terjadi beberapa hari sebelumnya telah menghanguskan 28 unit rumah warga akibat amukan si jago merah.
Di tengah keterbatasan yang dialami warga, kehadiran para mahasiswa dan pemuda membawa harapan serta semangat baru. Kebersamaan yang terbangun dalam aksi kemanusiaan ini menjadi potret nyata solidaritas dan kepedulian sosial yang tumbuh di tengah masyarakat.
Para aliansi juga menyaksikan langsung kondisi Kampung Adat Yaro Wora pascakebakaran. Puing-puing rumah yang masih basah oleh hujan terlihat di sejumlah sudut kampung, sementara sebagian warga mulai membangun kembali tempat tinggal mereka secara sederhana dengan segala keterbatasan yang ada.
Aliansi Peduli Kemanusiaan menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan tidak dimaksudkan untuk menutupi seluruh kerugian akibat bencana, melainkan sebagai upaya meringankan beban warga serta membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban kebakaran.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi 28 karung beras dengan kapasitas masing-masing 5 kilogram, dua karung pakaian layak pakai, serta uang tunai sebesar Rp14.000.000 yang berasal dari partisipasi masyarakat Waingapu.
Rasa terima kasih disampaikan oleh salah satu warga Kampung Adat Yaro Wora usai berbincang dengan Elia Panji Mondu selaku Koordinator Lapangan (Korlap) kegiatan tersebut.
“Terima kasih anak-anak muda yang sudah jauh-jauh datang dari Waingapu hanya untuk membantu kami,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Sebelumnya, bantuan juga telah berdatangan dari berbagai pihak dan masyarakat di sejumlah wilayah yang turut menunjukkan kepedulian terhadap musibah kebakaran yang menimpa Kampung Adat Yaro Wora.***





