Kepala Sekolah SD Negeri Rita Baru Diduga Potong Dana Program Indonesia Pintar (PIP) Rp50 Ribu per Siswa, Orang Tua siswa Minta Kejelasan

oleh

Likkuaba.com – Kepala sekolah SD Negeri Rita Baru, Desa Rita Baru, Kecamatan Wewawa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga melakukan pemotongan Dana Program Indonesia Pintar (PIP) sebesar Rp50.000 per siswa dengan alasan biaya administrasi.

Dugaan tersebut mencuat setelah sejumlah orang tua siswa mempertanyakan kejelasan penyaluran dana PIP yang diterima anak-anak mereka. Dari total 201 siswa penerima PIP, masing-masing siswa disebut mengalami pemotongan dengan nominal yang sama.

Orang tua siswa mengaku bahwa mereka tidak mendapatkan penjelasan yang transparan dari pihak sekolah terkait dasar dan alasan pemotongan dana tersebut. Menurut mereka, Dana PIP merupakan bantuan pemerintah yang seharusnya diterima siswa secara utuh.

Beberapa orang tua mengaku bingung dan panik karena jumlah dana PIP yang diterima sudah tidak penuh, lalu masih kembali dipotong. Akibatnya, dana tersebut dinilai tidak mencukupi untuk membeli perlengkapan sekolah, dan kebutuhan lain.

Salah satu orang tua murid, Matius Ngongo, mengaku telah mempertanyakan langsung persoalan itu kepada pihak sekolah.

“Kemarin saya masih tanya sama kepala sekolah soal uang yang dipotong. Dari bulan Desember 2025, per anak itu Rp50 ribu. Jumlah anak yang menerima dana PIP ada 201 orang,” ujar Matius Ngongo, Jumat (24/1/2026), melalui sambungan telepon.

Selain dugaan pemotongan, orang tua siswa juga menyoroti ketidaksamaan jumlah dana PIP yang diterima siswa. Ada siswa yang menerima Rp225.000, ada yang menerima Rp400.000, bahkan tercatat sekitar lima siswa yang sama sekali tidak menerima dana PIP di SD Negeri Rita Baru.

Menurut keterangan orang tua murid lainya, kejadian bermula pada 17 Desember 2025, saat pihak sekolah menggelar rapat bersama orang tua siswa penerima PIP. Dalam rapat tersebut, kepala sekolah disebut meminta Rp50.000 per siswa dengan alasan biaya administrasi. Namun, saat itu orang tua tidak mendapat penjelasan rinci mengenai administrasi apa yang dimaksud oleh kepala sekolah.

Sementara itu, Kepala SD Negeri Rita Baru, Margayawati Wini Gole, saat dihubungi likkuaba.com melalui pesan WhatsApp pada Jumat pagi pukul 08.49 WITA, mengatakan bahwa dirinya sedang berada di Umbu Koba, pembagian beasiswa.

“nti datang di sekolah saya bagi bewa siswa di Umbu Koba hari ini datang di sekolah kita bahas dulukebyataanx,” tulisnya singakat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari kepala SD Negeri Rita Baru, terkait pemotongan Dana PIP tersebut. Orang tua murid berharap ada kejelasan dan transparansi, serta pengembalian dana apabila pemotongan dinilai tidak sesuai ketentuan.***

No More Posts Available.

No more pages to load.