Likkuaba.com – Kepala SMTK Waikabubak, Diesnilya Belawaja Lagu, S.Pd., menyampaikan pesan mendasar kepada seluruh peserta didik agar memaknai pendidikan tidak hanya sebagai proses akademik, tetapi juga sebagai pembentukan karakter yang berjiwa pelayanan di tengah masyarakat.
Kepsek menegaskan bahwa visi SMTK Waikabubak, “Berjiwa Pelayanan dalam Masyarakat”, harus dihayati dan diwujudkan oleh setiap siswa dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, manusia sebagai makhluk sosial dipanggil untuk hidup berdampingan serta saling melayani tanpa memandang perbedaan ras, status sosial, budaya, agama, dan latar belakang lainnya.
“Pelayanan bukan diukur dari seberapa banyak yang kita berikan kepada orang lain, melainkan dari ketulusan hati dalam melayani dan saling menolong satu dengan yang lain,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan rasa duka dan empati yang mendalam atas musibah kebakaran yang baru-baru ini dialami masyarakat Kampung Yaru Wora. Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba dan di luar dugaan warga, sehingga menghanguskan 28 rumah dan berdampak pada 36 kepala keluarga.
“saya sebagai kepala sekolah SMTK Waikabubak, saya turut merasakan apa yang dirasakan oleh keluarga-keluarga di Kampung Yaru Wora. Semoga seluruh keluarga yang mengalami musibah ini diberikan ketabahan dan kekuatan oleh Tuhan untuk melewati masa sulit ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, kepsek juga menyampaikan harapan khusus kepada anak-anak sekolah yang menjadi korban kebakaran. Ia menyadari bahwa peristiwa tersebut tidak hanya menghanguskan rumah, tetapi juga berbagai perlengkapan sekolah, seperti buku tulis dan pakaian seragam.
“Saya harap musibah ini tidak menjadi alasan bagi anak-anak untuk berhenti bersekolah. Setelah melewati peristiwa ini, mereka harus tetap melanjutkan pendidikan seperti biasa demi mencapai cita-cita mereka masing-masing,” pungkasnya.***






