Likkuaba.com —- Pembekalan perdana bagi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Studi D-IV Manajemen Informasi Kesehatan (MIK) Politeknik Kesehatan Bakti Sumba, resmi digelar dan menjadi tonggak awal mahasiswa program studi D-IV manajemen informasi kesehatan (MIK).
Kegiatan yang penuh antusiasme ini berlangsung di Aula Kampus Politeknik Kesehatan Bakti Sumba, Desa Radamata, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu, 10 Desember 2025.
Kegiatan pembekalan ini dihadiri oleh Wakil Direktur, Yunita Radja, M.Farm., Apt., yang secara resmi membuka pelaksanaan KKN. Hadir pula Ketua Program Studi, Lourensiana Ys Ngaga, S.KM., M.Kes., bersama para dosen pembimbing akademik yang akan mendampingi mahasiswa selama kegiatan berlangsung.
Dalam sambutannya, Yunita Radja memberikan pesan yang menjadi penegasan moral bagi seluruh mahasiswa yang akan diterjunkan ke desa lokasi KKN.
“Adik-adik jaga nama baik kampus sehingga turun di dua desa,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pembekalan ini bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi penting bagi mahasiswa sebelum menghadapi kondisi nyata di lapangan.
“Yang pertama harapan kami bapa ibu dosen, adik-adik yang ikut pembekalan ini harus serius karena apa pun materi yang bapa ibu dosen sampaikan sangat bermanfaat. Pembekalan ikut dengan serius itu harapannya,” tambahnya.
Ketua Program Studi, Lourensiana Ys Ngaga, juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen pembimbing yang telah bekerja keras mendampingi mahasiswa selama dua bulan PKL komprehensif hingga memasuki tahap KKN perdana ini.
“Saya selaku ketua Kaprodi MIK sangat bersyukur dan berterima kasih bapa ibu dosen yang sudah berjuang bersama-sama untuk support kegiatan KKN ini. Jadi kita tidak jalan sendiri. Kita selalu punya kawan di lapangan, jangan kuatir. Kita semua ini kan anak Sumba, anak SBD, apa pun yang terjadi di lapangan kita gas,” ujarnya.
Ia pun memberikan dorongan semangat agar mahasiswa tampil percaya diri dan menunjukkan kualitas terbaik sebagai bagian dari Politeknik Kesehatan Bakti Sumba.
“Jangan berkecil hati, bapa ibu dosen ada. Kalian lakukan yang terbaik di lapangan, tunjukkan bahwa ini anak Poltekes,” tegasnya.
Menariknya, Sebelum diterjunkan ke lokasi, mahasiswa mendapatkan materi pembekalan yang berfokus pada teknis persiapan, penyusunan program, dan pemahaman tugas yang akan mereka jalankan. Materi tersebut menjadi bekal agar setiap tindakan di lapangan dapat berjalan terencana dan tepat sasaran.
Tahun ini, mahasiswa KKN ditempatkan di dua desa, yakni Desa Pada Eweta dan Desa Mareda Kalada di Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Rangkaian kegiatan KKN dipandu dan dipantau oleh Koordinator Lapangan, Nomensen Banunack, S.KM., M.Kes. yang memantau jalannya program hingga selesai.
Pelaksanaan ini KKN akan berlangsung mulai Jumat, 12 Desember 2025 hingga 27 Januari 2026, dan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta memperkuat kompetensi profesional mahasiswa.
Pembekalan ini bukan hanya menjadi tahap awal, tetapi juga momentum penting yang membentuk kesiapan mental, pengetahuan, dan etika mahasiswa sebelum mereka menjalankan pengabdian langsung di tengah masyarakat.***






