Likkuaba.com — Presiden Prabowo Subianto kembali menekankan pentingnya percepatan penanganan dan pemulihan bencana di Aceh saat memimpin rapat terbatas khusus di Pos Pendamping Nasional Penanganan Bencana Alam Aceh, Pangkalan TNI AU Sultan Iskandar Muda. Rapat tersebut melibatkan para menteri, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPB, Gubernur Aceh, serta berbagai unsur pendukung di lapangan.
Dalam kesempatan itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan perkembangan terbaru terkait dukungan Kementerian Sosial di wilayah terdampak. Kemensos, kata Gus Ipul, terus memperkuat suplai logistik melalui gudang-gudang daerah dan memastikan distribusi bantuan berjalan tanpa hambatan. Sejumlah Dapur Umum yang dikelola Taruna Siaga Bencana (Tagana) juga telah beroperasi untuk melayani kebutuhan makanan para penyintas setiap hari.
Selain itu, pemerintah memastikan hak-hak korban terpenuhi. Kemensos menyiapkan santunan bagi keluarga korban meninggal dunia, bantuan untuk warga yang mengalami luka berat, serta program pemberdayaan guna mendukung fase pemulihan ekonomi masyarakat.
Prabowo Subiyanto mengapresiasi kerja cepat seluruh unsur, mulai dari pemerintah pusat hingga daerah, TNI-Polri, BNPB, relawan, dan masyarakat setempat. Ia menegaskan bahwa solidaritas dan koordinasi yang kuat merupakan kunci utama dalam mempercepat pemulihan di Aceh.
“Kekompakan semua pihak telah menjadi kekuatan bersama. Ini harus terus dijaga agar proses pemulihan berjalan optimal dan masyarakat dapat kembali bangkit,” tegas Presiden.
Dengan semakin intensifnya dukungan di lapangan, pemerintah berharap upaya pemulihan di wilayah terdampak dapat berlangsung lebih cepat dan menyeluruh.***






