Wewawa Barat, Likkuaba– Kondisi SMA Negeri 1 Wewawa Barat di Desa Luakoba, Kecamatan Wewawa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya, masih jauh dari memadai. Sekolah tersebut hingga kini menghadapi keterbatasan fasilitas belajar yang berdampak pada aktivitas pembelajaran setiap hari.
Plt. Kepala Sekolah, Tobias Fandi, S.Pd., mengungkapkan bahwa pihaknya hanya memiliki tiga ruang kelas permanen. Ruang kelas pertama bahkan dibangun secara swadaya bersama masyarakat dengan dukungan perangkat desa setempat.
“Untuk ruang kelas, kami hanya punya tiga yang permanen. Ruangan pertama itu kami bangun bersama masyarakat, dan hampir semua pemerintah desa ikut membantu,” jelasnya tobias.
Memasuki tahun ajaran baru, lonjakan jumlah siswa membuat sekolah kembali membangun ruang kelas tambahan secara mandiri. Guru dan siswa harus terlibat langsung karena tidak ada alokasi bantuan yang cukup.
“Setiap tahun jumlah siswa bertambah, jadi kami bangun lagi ruang tambahan, sekadarnya saja, bersama para guru dan siswa,” ujarnya.
Selain itu, sekolah juga mengalami keterbatasan peralatan teknologi. Saat pelaksanaan tes kemampuan akademik atau ujian berbasis komputer, SMA Negeri 1 wewawa barat terpaksa meminjam perangkat dari sekolah lain.
“Kalau ada ujian berbasis komputer, kami pinjam perangkat di SD Gollu Dara karena fasilitas di sini masih sangat kurang,” jelas Tobias.
Meski fasilitas terbatas, sekolah tetap berupaya menjalankan kegiatan belajar dengan maksimal. Semangat guru dan siswa menjadi faktor utama agar proses pembelajaran tetap berlangsung.
Salah satu siswi kelas XII, Marselina Peda Daido, menilai fasilitas yang ada masih jauh dari cukup untuk mendukung kegiatan belajar.
“Di sini masih banyak kekurangan, seperti perpustakaan yang belum ada, buku-buku juga belum lengkap, dan ruang kelas masih kurang,” ungkapnya.
kondisi tersebut, pihak sekolah menyampaikan harapan besar kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memberikan perhatian dan bantuan. Hal ini karena SMA/SMK berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi.
“Kami berharap Pemprov NTT bisa melihat kondisi sekolah ini dan membantu melengkapi fasilitas yang kami butuhkan,” tambahnya.
Dengan komitmen guru dan tekad siswa yang tetap kuat, SMA Negeri 1 Wewawa Barat berharap adanya dukungan nyata agar kualitas pendidikan di wilayah tersebut dapat meningkat dan akses belajar menjadi lebih layak.***







