Krisis Air di Desa Maderi: Diduga Dipicu Kerusakan Teknologi dan Minimnya Pengelolaan

oleh
Warga Desa Maderi, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur, menghadapi krisis air bersih setelah layanan PDAM tidak berfungsi selama beberapa bulan terakhir (Likkuaba.com/Aldi Dawa)

Likkuaba.com – Warga Desa Maderi, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur, menghadapi krisis air bersih setelah layanan PDAM tidak berfungsi selama beberapa bulan terakhir (28 April 2026).

Kondisi ini diduga dipicu oleh kerusakan pada sistem tenaga surya yang menjadi sumber energi utama dalam pengoperasian fasilitas air di wilayah tersebut.

Menurut keterangan warga, panel tenaga surya mengalami kerusakan parah akibat tidak adanya perawatan rutin. Instalasi yang dibiarkan tanpa pembersihan menyebabkan komponen cepat rusak, hingga akhirnya tidak lagi mampu menyuplai energi untuk mengalirkan air ke permukiman.

Akibatnya, aktivitas sehari-hari masyarakat terganggu. Warga terpaksa mencari sumber air alternatif yang jaraknya cukup jauh, dengan kualitas yang belum tentu terjamin. Kondisi ini tidak hanya menyulitkan kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berdampak pada kesehatan serta sanitasi lingkungan.

Situasi ini mencerminkan lemahnya pengelolaan infrastruktur publik, khususnya dalam aspek pemeliharaan fasilitas berbasis teknologi. Padahal, sistem tenaga surya sebelumnya menjadi solusi efektif bagi wilayah dengan keterbatasan akses listrik seperti Desa Maderi.

Masyarakat berharap adanya perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah dan pihak terkait untuk segera memperbaiki kerusakan yang ada. Selain itu, diperlukan sistem pengawasan serta perawatan berkala agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Krisis air di Desa Maderi menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya terletak pada penyediaan fasilitas, tetapi juga pada keberlanjutan pengelolaannya.***

No More Posts Available.

No more pages to load.