TAMBOLAKA, LIKKUABA.COM – Sebuah foto yang memperlihatkan seolah-olah telah terjadi perdamaian antara staf Sekretariat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Catherina Rambu Kapu Horo, dan Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla, beredar luas di media sosial. Namun, Catherina membantah keras kabar tersebut.
“Setelah insiden kemarin, kami memang sempat masuk ke ruang Kepala Dinas, tapi begitu-begitu saja, tidak ada pembicaraan lanjutan, apalagi perdamaian,” ujar Catherina kepada awak media, Rabu (2/7/2025).
Ia menegaskan bahwa foto yang ramai dibagikan itu bukanlah kejadian nyata.
Baca Juga: Gereja Baru Diresmikan, Gubernur Melki Dorong Paroki dan Stasi Jadi Sentra Ekonomi Umat
“Itu hanya editan, hoaks. Tidak pernah ada sesi foto seperti itu setelah insiden,” katanya tegas.
Sebelumnya, insiden memanas terjadi pada Selasa (1/7/2025) ketika Bupati Ratu Ngadu Bonu Wulla melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan SBD.
Dalam sidak tersebut, Bupati tampak emosi dan melontarkan teguran keras kepada sejumlah staf dinas, termasuk Catherina, terkait data Dapodik (Data Pokok Pendidikan) guru yang dianggap tidak valid.
Baca Juga: Wakil Bupati SBD: Saya Ingin Jadi Anak Ideologis Pater Robert untuk Membangun Ujung Barat Sumba
Data tersebut berkaitan langsung dengan proses verifikasi untuk tunjangan profesi guru (TPG) yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Menanggapi keterlibatannya dalam persoalan tersebut, Catherina menyatakan bahwa dirinya hanya menjalankan perintah pimpinan.
“Saya sebagai bawahan hanya ikut perintah. Mana nama yang layak dan tidak layak menerima tunjangan, semua atas arahan atasan,” jelasnya.
Baca Juga: ‘Sumba Pulau Terindah, Tapi Kami Hidup dalam Gelap’: Suara Jujur Pater Robert Mengguncang Hati
Catherina berharap klarifikasi ini dapat menghentikan spekulasi dan penyebaran informasi menyesatkan yang berkembang di masyarakat, terutama di media sosial.
“Saya berharap publik tidak termakan isu-isu yang tidak benar. Sampai saat ini, belum ada komunikasi resmi dari Bupati kepada saya,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Bupati SBD mengenai beredarnya foto tersebut dan pernyataan dari Catherina. (LA/PN)





