Likkuaba.com – Pekerjaan peningkatan jalan yang dilaksanakan Pemerintah Desa Wee Kokora sejak tahun 2025 hingga kini belum ditindaklanjuti secara optimal. Jalan yang berada di Desa Wee Kokora, Kecamatan Wewawa Tengah, Kabupaten Sumba Barat Daya tersebut belum dikerjakan secara menyeluruh sesuai dengan perencanaan.
Pekerjaan jalan hanya dilakukan sebatas penyiraman material sertu, tanpa disertai proses pemadatan maupun pengerjaan lanjutan. Akibatnya, memasuki musim hujan, kondisi jalan kembali mengalami kerusakan. Padahal, pembangunan jalan ini telah dibahas dan dialokasikan dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPDes).
Pantauan wartawan di lokasi, Selasa (28/1/2026) menunjukkan kondisi ruas jalan sangat memprihatinkan. Kendaraan roda dua maupun roda empat mengalami kesulitan melintas akibat permukaan jalan yang rusak, licin, dan berlumpur.
Sementara itu, Anderias Lende Bulu menyebutkan bahwa kondisi tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Sebagian besar warga setempat menggantungkan mata pencaharian dari usaha gedek dan batu potong. Namun, rusaknya akses jalan membuat warga kesulitan mengangkut serta memasarkan hasil usaha ke luar desa.
“Mata pencaharian kami di sini gedek dan batu potong. Setengah mati, Bapa, kalau ada oto dan motor yang lewat kalau ini-ini hanya sekarang masih bisa sedikit naik motor oto kalau musim dua tidak bisa sama sekali bapa,” ujar Andreas.
Warga juga lain mengungkapkan bahwa mereka telah berinisiatif menyerahkan sebagian lahan milik pribadi untuk mendukung pembukaan akses jalan. Meski demikian, hingga kini masyarakat masih mempertanyakan belum adanya tindak lanjut pekerjaan dari Pemerintah Desa Wee Kokora.
Warga berharap pemerintah desa segera memberikan perhatian serius dan melakukan perbaikan lanjutan agar akses transportasi kembali normal serta dapat menunjang aktivitas dan perekonomian masyarakat.***






