Kodi Utara, Likkuaba – Seorang pria berinisial ADK (27) ditemukan tewas setelah menjadi korban pembunuhan di Desa Bukambero, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Peristiwa ini terjadi pada 18 November 2025, meski waktu tepatnya belum diketahui.
Keluarga korban menjelaskan bahwa sebelum kejadian, ADK mendapat telepon dari saudaranya, DY, yang mengabarkan bahwa rumahnya diserang oleh massa dari Kampung Hombo Ghobbo. ADK kemudian bergegas menuju rumah DY untuk memastikan keadaan.
Dalam berjalannya waktu, ADK dan DY berhadapan dengan kelompok massa tersebut, sehingga terjadi aksi saling lempar batu di dekat Gereja Katolik Billa Karendi. Karena jumlah massa terlalu banyak, keduanya melarikan diri.
Namun, ADK tidak berhasil kabur dan akhirnya dikeroyok hingga meninggal di lokasi. Tubuhnya ditemukan dengan luka-luka parah yang diduga akibat serangan parang, tombak, dan bambu runcing.
Menurut keluarganya, ADK dikenal sebagai sosok yang baik dan tidak memiliki masalah dengan siapa pun. Mereka meminta kepolisian segera mengusut kasus ini dan menangkap para pelaku.
Polres Sumba Barat Daya saat ini masih menyelidiki kasus tersebut untuk mengetahui motif di balik pembunuhan ini. Perkara ini sepenuhnya ditangani pihak berwenang.
“Kejadian ini masih dalam proses penyelidikan untuk mengetahui motif sebenarnya,” ujar salah satu sumber di kepolisian.
Warga meminta polisi segera meningkatkan pengamanan dan menuntaskan kasus yang membuat masyarakat resah.
Hingga kini berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum mengeluarkan keterangan resmi. Penyelidikan masih berlangsung, sementara keluarga korban menyiapkan pemakaman.***





