TAMBOLAKA, LIKKUABA.COM – Dua saudara kandung tewas dalam kecelakaan tragis yang terjadi di ruas jalan Wanno Roto, Desa Redapada, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (1/8/2025) malam.
Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 19.00 WITA saat kedua korban, yang merupakan kakak beradik, tengah dalam perjalanan pulang usai menghadiri acara kedukaan di Kalembuweri. Mereka hendak kembali ke rumah mereka di Weekombak.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sumba Barat Daya, IPTU Elias Ballo, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa kecelakaan melibatkan kendaraan bermotor yang belum diketahui identitasnya.
Baca Juga: FOSMAS Jakarta Minta Prabowo Hentikan Sementara Program Makan Bergizi Gratis di NTT
“Kasus ini sudah kami tangani dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujar Elias saat dikonfirmasi, Sabtu (2/8/2025).
Menurut informasi yang diperoleh di lapangan, satu dari korban meninggal dunia di tempat kejadian akibat benturan keras. Jenazahnya langsung dievakuasi ke RS Karitas Weetabula oleh petugas kepolisian, karena belum ada anggota keluarga yang berada di lokasi.
Sementara itu, korban lainnya sempat dilarikan ke Puskesmas Waimangura dalam kondisi kritis. Namun sayangnya, nyawanya tidak berhasil diselamatkan akibat luka berat yang diderita.
Baca Juga: Gubernur NTT Luncurkan Program Perlindungan bagi 100.000 Pekerja BPJSTK Rentan
Usai kejadian, pengendara kendaraan yang diduga menabrak kedua korban langsung melarikan diri. Hingga berita ini ditulis, identitas pelaku belum diketahui. Polisi masih terus melakukan penyelidikan dan pengumpulan bukti di lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang warga yang kebetulan melintas dan menemukan kedua korban tergeletak di pinggir jalan.
Insiden ini menambah duka bagi keluarga korban yang sebelumnya sudah dirundung kesedihan karena menghadiri acara kedukaan.
Baca Juga: Oknum ASN di SBD Diduga Kerjakan Proyek di Pasar Radamata, Berpotensi Langgar Aturan
“Sangat tragis. Baru saja dari rumah duka, malah mereka yang kemudian menyusul,” ujar salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya.
Pihak keluarga kini tengah menanti perkembangan penyelidikan dari aparat kepolisian, sambil mempersiapkan pemakaman kedua korban. (LA/KT)







