Tragis! Meki dan Jante Meninggal di SBD, Keluarga Duga Bukan Kecelakaan, tapi Kekerasan

oleh
Ilustrasi- Penganiayaan dan pengeroyokan. ANTARA/Dokumentasi Pribadi.
Ilustrasi- Penganiayaan dan pengeroyokan. ANTARA/Dokumentasi Pribadi

WEWEWA BARAT, LIKKUABA.COM – Dua remaja, Meki dan Jante, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mencurigakan di ruas jalan Wanno Roto, Desa Redapada, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat malam (1/8/2025) sekitar pukul 19.00 WITA.

Peristiwa tragis ini mengejutkan keluarga dan warga setempat. Keduanya awalnya diduga menjadi korban kecelakaan lalu lintas, namun pihak keluarga mencurigai adanya unsur kekerasan di balik kematian Meki dan Jante.

Penjabat Kepala Desa Ole Milla, Eduardus Loghe Bani, saat ditemui di kediamannya pada Selasa (5/8/2025), mengungkapkan bahwa kejadian itu terjadi di waktu jalan masih cukup ramai.

Baca Juga: BPJS Kesehatan SBD Sosialisasikan Program JKN di Politeknik Kesehatan Bakti Sumba

“Kalau kita lihat dari kondisi kedua korban, ada dua kemungkinan: bisa saja mereka ditabrak secara tidak sengaja, atau ada unsur kesengajaan,” kata Eduardus.

Ia menambahkan bahwa Meki dan Jante dikenal sebagai anak-anak yang polos dan tidak memiliki persoalan pribadi yang berpotensi memicu balas dendam.

Menurut keterangan keluarga dan hasil pengamatan awal di lokasi kejadian, tidak ditemukan luka terbuka atau luka berat yang umum terjadi pada korban kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga: Polisi Soal Kasus Pembunuhan Goris Besu di Sumba Barat Daya: Sudah Kantongi Dua Terduga Pelaku

Namun, ditemukan sejumlah tanda yang dinilai tidak wajar, antara lain darah yang keluar dari hidung dan mulut, patah pada bagian kaki, serta memar di pipi kiri dan kanan.

Anehnya, kulit korban tidak menunjukkan tanda-tanda terseret atau tergores di jalan aspal.

“Ini yang menjadi pertanyaan besar dari pihak keluarga. Kalau kecelakaan, mestinya ada luka gesek atau tanda terseret. Tapi ini tidak ada,” ujar salah satu kerabat korban yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga: Pekerja Proyek Protes Gaji Belum Dibayar, Tuntut Hak di Proyek Villa Pantai Lima Bali

Pihak keluarga menyatakan belum puas dengan dugaan awal bahwa kematian keduanya disebabkan kecelakaan lalu lintas.

Mereka mendesak aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini dan memastikan penyebab pasti kematian Meki dan Jante.

Hingga saat ini, pihak kepolisian disebut masih melakukan penyelidikan. Keluarga berharap hasil investigasi dapat segera mengungkap fakta yang sebenarnya dan memberi keadilan bagi para korban. (LA/KT)

No More Posts Available.

No more pages to load.