Viral! Motor Imam Katolik Hilang di Tambolaka, Warna Sudah Diubah Saat Ditemukan

oleh
Motor yang sebelumnya dinyatakan hilang berhasil ditemukan oleh dua anggota kepolisian di wilayah Weelima.
Motor yang sebelumnya dinyatakan hilang berhasil ditemukan oleh dua anggota kepolisian di wilayah Weelima. (Likku Aba/Dok. Ist)

TAMBOLAKA, LIKKUABA.COM – Sebuah peristiwa pencurian kendaraan bermotor kembali mengguncang masyarakat Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur.

Kali ini, motor milik salah satu imam Katolik, jenis Honda CRF 150L dengan nomor polisi EB 5447 DI, dilaporkan hilang di kawasan Weetebula, ibu kota Tambolaka.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada malam hari, diduga kuat terjadi pada Selasa (8/7/2025) menjelang dini hari Rabu (9/7/2025), saat suasana sekitar lokasi kejadian dalam keadaan sepi dan warga sekitar tengah tertidur.

Baca Juga: Pengaruh Tradisi Belis pada Kesejahteraan Mental Perempuan dalam Pernikahan Adat Sumba

Lokasi hilangnya motor berada di depan Rumah Unio, Keretana Belakang, yang dikenal sebagai kawasan tempat tinggal sejumlah imam Katolik.

Informasi mengenai hilangnya kendaraan itu pertama kali mencuat melalui media sosial dan langsung menyebar luas di wilayah Sumba.

Kejadian ini membuat publik geger, mengingat korban adalah seorang tokoh agama yang dikenal luas oleh masyarakat.

Baca Juga: Wisuda STIPAS Kupang Dihadiri Gubernur NTT, Mayoritas Lulusan Perempuan Siap Jadi Pendidik Hebat

Menanggapi peristiwa tersebut, aparat keamanan dari Polres Sumba Barat Daya bersama personel lainnya langsung bergerak cepat melakukan pencarian.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Motor yang sebelumnya dinyatakan hilang berhasil ditemukan oleh dua anggota kepolisian di wilayah Weelima.

Saat ditemukan, kondisi kendaraan mengalami perubahan mencolok, terutama pada bagian warna.

Baca Juga: Melkianus Lubalu, Sosok Dermawan yang Tetap Rendah Hati Meski Berlibur ke Kuala Lumpur

Kendaraan tersebut terlihat disembunyikan di area semak-semak yang cukup gelap, yang diduga kuat dijadikan tempat persembunyian oleh pelaku.

Indikasi adanya pengubahan warna menjadi salah satu upaya untuk menghilangkan jejak atau menghindari pengenalan oleh masyarakat dan pihak kepolisian.

Hingga kini, pihak kepolisian masih belum mengungkap secara resmi identitas pelaku, dan belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai proses penyelidikan.

Baca Juga: Oknum ASN di SBD Diduga Kerjakan Proyek di Pasar Radamata, Berpotensi Langgar Aturan

Motor yang telah ditemukan diamankan sebagai barang bukti, sementara aparat terus mendalami kasus untuk mengungkap pelaku di balik aksi pencurian tersebut.

Kasus ini menambah daftar panjang tindak kejahatan pencurian kendaraan bermotor di wilayah Sumba Barat Daya, sekaligus menjadi perhatian serius bagi aparat keamanan dan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya di malam hari. (LA/PN)

No More Posts Available.

No more pages to load.