Likkuaba.com – Perombakan birokrasi kembali dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya. Sebanyak 80 pejabat struktural meliputi administrator (eselon III) dan pengawas (eselon IV) dilantik oleh Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Prosesi pelantikan digelar di Aula Kantor Bupati SBD, kota Tambolaka. Penataan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk merapikan struktur sekaligus mempercepat pelaksanaan program pembangunan.
Ratu Wulla dalam arahannya, menegaskan bahwa rotasi dan promosi jabatan merupakan konsekuensi dari kebutuhan organisasi. Ia menyebut, setiap keputusan diambil melalui evaluasi kinerja serta mengacu pada aturan yang berlaku.
“Pelantikan ini harus dimaknai dari sudut kepentingan organisasi. Ini bukan sekadar menempatkan figur pada jenjang jabatan tertentu, melainkan upaya pembenahan dan peningkatan kinerja pelayanan publik,” kata Bupati Ratu Wulla.
Ia menekankan agar pejabat yang baru dilantik segera bekerja dan menunjukkan kinerja. Menurut dia, tanggung jawab jabatan harus dijawab dengan integritas dan etos kerja yang kuat.
Ratu Wulla juga menyoroti pentingnya perubahan dalam cara kerja birokrasi. Ia meminta jajarannya meninggalkan pola kerja lama yang cenderung administratif menuju pendekatan yang lebih responsif dan kolaboratif.
“Saudara-saudari dituntut bekerja cerdas dan berinovasi. Jangan terjebak dalam rutinitas. Segera identifikasi masalah di unit kerja masing-masing dan cari solusi percepatannya,” ucapnya.
Menghadapi agenda pembangunan jangka panjang, ia mendorong penguatan kapasitas aparatur serta penataan organisasi yang lebih adaptif. Langkah itu dinilai penting untuk mendukung target pembangunan daerah.
Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi antar perangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam menjalankan program
“Jabatan adalah amanah bagi mereka yang dinilai mampu. Jaga etika, junjung kedisiplinan, dan berpegang teguh pada Panca Prasetya KORPRI,” tegas Bupati.
Pelantikan tersebut turut dihadiri unsur pimpinan daerah dan Forkopimda, antara lain Wakil Ketua DPRD SBD Thomas Tanggu Dendo dan Yus Bora, Ketua TP PKK Markus Dairo Talu, pimpinan Bank NTT Cabang Weetabula, serta perwakilan TNI dan Polri.***





