Likkuaba.com – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya menyalurkan Bantuan Stimulan II kepada masyarakat Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Desa Waiholo, Kecamatan Kodi Utara, SBD, Jumat (13/3/2026).
Penyaluran bantuan ini dipimpin langsung oleh Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonu Wulla, bersama Wakil Bupati Dominikus A.R. Kaka, sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah terpencil.
Untuk diketahui, bantuan yang disalurkan oleh pemerintah berupa ternak babi dengan jumlah penerima sebanyak 96 Kepala Keluarga (KK), dengan total anggaran sebesar Rp288.000.000. Setiap keluarga menerima satu ekor babi.
Selain bantuan ternak, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan kelompok senilai Rp50.000.000 yang meliputi pengadaan benih, pupuk, alat tenun, serta benang untuk mendukung aktivitas pertanian dan kerajinan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Ratu Wulla menegaskan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan upaya pemerintah daerah untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya bagi Komunitas Adat Terpencil.
Ia berharap bantuan ternak yang diberikan dapat dipelihara dan dikembangbiakkan sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat di wilayah kodi waiholo.
Program bantuan ini merupakan kelanjutan dari Stimulan I yang telah dilaksanakan pada tahun 2025. Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) juga akan merencanakan penyaluran bantuan serupa ke desa lain, di antaranya Desa Malimada dan Desa Danggamangu.
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dihadiri jajaran Dinas Sosial Kabupaten Sumba Barat Daya, Camat Kodi Utara, Kepala Desa Waiholo, serta tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama setempat.***





