Likkuaba.com – Universitas Katolik (Unika) Weetabula menggelar kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Maria Ratu Damai, Desa Karuni, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Sabtu, 28 Maret 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Sumba Barat Daya, Asisten I, Ketua PMI Sumba Barat Daya, Rektor Universitas Katolik Weetabula, Wakil Rektor Universitas Katolik Weetabula, serta para dosen.
Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, S.T., dalam sambutannya menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang harus dapat diakses oleh seluruh masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan organisasi kemanusiaan seperti PMI perlu terus diperkuat dan dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada momentum semata, tetapi menjadi bagian dari gerakan bersama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera di Kabupaten Sumba Barat Daya,” ujar bupati dalam sambutannya.
Sejalan dengan itu, Rektor Universitas Katolik Weetabula, Wilhelmus Yape Kii, S.Pt., M.Phil., M.A., menegaskan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk konkret pengabdian kampus kepada masyarakat.
Rektor juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada PMI Kabupaten Sumba Barat Daya atas dedikasi dan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kemanusiaan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, PMI memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada seluruh sivitas akademika dan mahasiswa. Layanan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan dasar serta konsultasi medis guna membantu peserta mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.
Antusiasme peserta menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya bermanfaat, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga pola hidup sehat.
Diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk kerja sama berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan di lingkungan kampus.***
Penulis: Nimus Bily
Editor: Kobus Tena





