Kades Weepangali Pantau Pengelolaan Dana BUMDes, Minta badan Pengurus Segera Rapat Evaluasi

oleh
Likkuaba.com - Kepala Desa Weepangali, Fransiskus Umbu Geti (Likkuaba.com/Kobus Tena)

Likkuaba.com – Kepala Desa Weepangali, Kecamatan Kota Tambolaka, Fransiskus Umbu Geti, menyebut kegiatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di desanya saat ini tengah berjalan.

Ia menjelaskan, salah satu usaha yang sedang dikelola adalah peternakan ayam. Setiap bulan kegiatan tersebut tetap berjalan, dan saat ini jumlah ayam yang dipelihara sekitar 300 ekor yang rencananya akan dipanen dalam waktu dekat.

“sekarang sementara dia berjalan pokonya setiap bulan tidak kurang soal ayam sekarang ada 300 mau di panen lagi besok ini,” kata kades saat ditemui di Kantor Desa Weepangali, minggu lalu.

Meski demikian, ia mengakui hingga saat ini belum dilakukan rapat evaluasi secara resmi bersama badan pengurus BUMDes terkait perkembangan usaha bumdes itu.

Menurutnya, sebagai pimpinan wilayah, ia tidak tinggal diam. Ia selalu mengontrol jalannya pengelolaan dana serta kegiatan BUMDes, serta memperhatikan biaya pemeliharaan dan perkembangan usaha yang dijalankan.

“Walaupun tidak rapat evaluasi dengan badan pengurus saya wajib pantau terus dengan dana pemelihara berapa hal yang saya lihat artinya bahwa dari badan pengurus soalnya ini juga keuntungan desa APD,” ujarnya.

Fransiskus menegaskan bahwa dana yang dikelola oleh BUMDes tersebut berasal dari alokasi dana desa yang totalnya mencapai sekitar Rp190 juta, dengan pencairan yang dilakukan secara bertahap.

Karena itu, ia mendesak badan pengurus BUMDes agar segera menggelar rapat evaluasi sekaligus menyampaikan laporan pertanggungjawaban terkait pengelolaan dana tersebut.

“Saya juga mendesak mereka untuk rapat evaluasi untuk laporan pertanggung jawaban selama pengelohan dana ini yang 190juta totalnya adapun di dalam dia bertahap pencairan yang intinya bahwa apa kerugian di mana lalu masalahnya di mana itu yang saya harus tunggu juga,” katanya lagi.

Ia mengakui bahwa selama ini dirinya masih menunggu laporan resmi dari badan pengurus BUMDes karena belum ada pertemuan evaluasi yang dilakukan.

“Selama ini saya terus terang belum ada rapat evaluasi dengan badan pengurus saya belum tau bagaimana jalannya saya mendasari laporan,” pungkasnya.***

No More Posts Available.

No more pages to load.