Klarifikasi Terkait dugaan kasus Penyerangan penyerobotandi Lede Giring yang Viral di Media Sosial

oleh
berita Klarifikasi terkait dugaan kasus penyerangan dan penyerobotan yang sempat viral di media sosial (Likkuaba.com/Kobus Tena)

Likkuaba.com – Klarifikasi terkait dugaan kasus penyerangan dan penyerobotan yang sempat viral di media sosial.

Dugaan kasus tersebut diketahui terjadi di Lede Giring, Desa Radamata, Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Jumat (13/03/2026).

Dalam klarifikasi tersebut, Ustad Tatan menegaskan bahwa informasi yang beredar sebelumnya tidak sepenuhnya sesuai dengan kenyataan yang terjadi.

“Kejadian itu setelah jumatan akan tetapi saya ingin klarifikasi bahwa saya yang di sampaikan kemarin betul-betul tidak sesuai dengan kenyataan yang berlaku,” ujar ustat dalam klarifikasi.

Ia menjelaskan, kejadian tersebut bermula ketika dirinya memimpin kotbah di Mesjid Alfala, Kota Weetabula. Di pertengahan kotbah, tiba-tiba terdengar seseorang berteriak dengan suara keras sambil berdiri.

“Kejadian itu berawal dari ketika saya memimpin kotbah di Mesjid Alfala kota Waitabula jadi. Di pertengahan kotbahnya saya ada teriakan, woit diam begitu dengan berdiri dengan suara sangat besar sehingga saya sempat jedah kotbahnya saya dan para Jamaat saat itu sempat lihat ke arahnya Yusuf tadi,” jelasnya.

Menurutnya, setelah peristiwa tersebut ia tetap melanjutkan kotbah hingga selesai dan kemudian melaksanakan salat Jumat bersama para jamaah.

“Jadi karena saya bertanggung jawab menyelesaikan hotbah saya selesaikan kotbahnya saya selesaikan solat akhirnya setelah solat itu saya keluar para jemaat tanya sampaikan ke saya juga berapa jemaat sampaikan ustat dengan suara tadi saya dengar bilang begitu itu kenapa dia suruh diam,” katanya.

Ia menambahkan, bahwa dalam suasana ibadah seharusnya komunikasi dilakukan dengan cara yang lebih baik agar tidak mengganggu kekhusyukan jamaah.

Karena itu, ia menyarankan apabila ada sesuatu yang ingin disampaikan kepada orang lain saat ibadah berlangsung, sebaiknya dilakukan dengan cara yang lebih baik, misalnya menggunakan bahasa isyarat agar tidak mengganggu kekhusyukan jamaah.***

 

No More Posts Available.

No more pages to load.